Pendidikan
saat ini mendapat perhatian yang serius dari pemerintah (pusat dan daerah) dan
masyarakat ini disebabkan karena UAN
dinggap masih memiliki banyak kekurang seperti
1. Standar nilai UN
sama di seluruh Indonesia, sementara kondisi baik sarana prasarana, guru, di
setiap daerah terdapat perbedaan yang sangat signifikan. Apakah wajar apabila
nilai kelulusan siswa SMP yang ada di desa dan yang ada di kota disamakan???
2. Hasil UAN sering kali dijadikan dijadikan acuan untuk
menggambarkan kualitas suatu sekolah
sehingga hal ini akan mendorong
sekolah di daerah melakukan kecurangan UN.
3.UAN merupakan penilaian yang sifatnya sesaat dan hanya
menilai 1 aspek saja yaitu aspek kognitif, namun menentukan kelulusan. Terkadang
siswa yang sangat pandai dan rajin saat mengikuti proses belajar mengajar
mendapatkan nilai yang rendah saat UAN dan sebaliknya terkadang ada beberapa
siswa yang “nakal dan malas” saat di kelas mendapat nilai yang baik saat UAN.
4. Pemanfaatan Anggaran Dana yang mubadzir (sia-sia).
Pelaksanaan UN menghabiskan dana yang tidak sedikit baik dari
perencanaan,pelaksanan UAN misalnya pencetakan naskah soal, pengawalan naskah
soal, kepengawasan, tim independen, dan lain lain. Sementara hasil yang dicapai
UAN tidak mampu menjamin pencapaian
kompetensi peserta didik yang sebenarnya sesuai dengan tujuan UAN itu sendiri
Dari uraian diatas, saya menyimpulkan bahwa Ujian Nasional
masih perlu dilaksanakan agar gambaran riil pendidikan di Indonesia dapat diketahui
dan dapat memotivasi daerah/sekolah untuk senantiasa meningkatkan kualitas
sehingga mencapai 8 Standar nasional pendidikan sesuai dengan PP nomor 19 tahun
2005. Namun tidak UAN tidak perlu menjadi satu – satunya ASpek yang dinilai
untuk meluluskan siswa – siswi disekolah. yang perlu diperbaiki adalah pelaksanaannya
sehingga UN yang dilaksanakan benar-benar dapat mencapai tujuan UN itu sendiri
dan tujuan pendidikan nasional yaitu mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya
untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa dan negara

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda